Connect with us

AGAMA

(video) Ngerinya Suasana Di Padang Mahsyar, 7 Golongan Ini Akan Terselamat Dari Huru Hara Mahsyar

Published

on

Ngerinya Suasana Di Padang Mahsyar, 7 Golongan Ini Akan Terselamat Dari Huru Hara Mahsyar

“Tujuh golongan manusia yang akan diberi perlindungan oleh Allah dalam naungannya di hari yang tiada naungan melainkan perlindungan Allah itu sendiri iaitu: Imam (pemimpin) yang adil, pemuda yang sentiasa beribadat kepada Allah, lelaki yang hatinya sentiasa terpaut dengan masjid, dua orang yang saling cinta mencintai kerana Allah di mana keduanya berkumpul dan berpisah kerana Allah, seorang lelaki yang diajak oleh wanita rupawan serta berkedudukan tinggi untuk melakukan zii na, lalu ia menjawab, “Aku takut kepada Allah”, Seseorang yang bersedekah dengan sesuatu sedekah lalu menyembunyikan sedekahnya itu sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dibelanjakan oleh tangan kanannya, seseorang yang mengingati Allah di tempat yang sunyi lalu mengalir air matanya. ”(Riwayat Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Nah, dari hadits di atas boleh diperkirakan bahwa “hari yang tiada naungan melainkan perlindungan Allah” adalah hari ketika semua manusia dari zaman nabi adam sampai dengan hari kiamat di kumpulkan di padang mahsyar setelah dibangunkan dari kema tiannya. Boleh dibayangkan, banyaknya manusia pada saat itu. Bahkan seseorang yang menunggu untuk dihisab boleh mencapai beribu-ribu tahun. Dan kondisi pada saat itupun begitu panas, bagaikan ada matahari yang berjarak 1 jengkal dari kepala manusia.

Namun anehnya, mereka semua tidak terba kar. Lalu mereka dalam keadaan telan jang dan tidak mempedulikan nasib di kanan kirinya, meskipun di sebelahnya ada orang yang dulunya menjadi anak dan istrinya, bahkan mungkin ibu yang melahirkannya. Di saat itulah Allah memberi naungaNya. Entah itu berupa makanan, minuman, pohon yang teduh, terhindar dari rasa panas,dll, tapi yang jelas naungan itu pasti ada yang diberikan kepada 7 golongan manusia yaitu :

1. Pemimpin yang adil.

Pemimpin disini bisa presiden, camat, lurah atau kepala rumah tangga, ketua kelas di sekolah, sampai imam di masjid atau musholla.

2. Pemuda yang senantiasa beribadah kepada Allah.

Ujian pada masa muda itu sangat beragam dan dahsyat. Oleh sebab itu, apabila ada anak muda yang mampu melewati masa keemasannya dengan taqarrub (mendekatkan) diri kepada-Nya, menjauhkan diri dari berbagai kemak siatan, serta mampu mengendalikan naf su syah watnya, Allah akan memberikan perlindungan-Nya pada hari kiamat. Ini merupakan imbalan dan penghargaan yang Allah berikan kepada anak-anak muda yang saleh.

3. Seseorang yang hatinya selalu ingat atau tertaut dengan masjid.

Masjid adalah tempat yang paling dicintai Allah dimuka bumi ini, jadi sudah sewajarnya apabila manusia-manusia yang hatinya selalu terikat pada tempat yang paling dicintaiNya, akan mendapatkan perlindungan di hari akhir. Tidak ada yang menghalangi dia dan keluarganya kecuali keinginan untuk selalu berjamaah di Masjid/Musholla, adalah salah satu tanda hati sudah terikat kepada Masjid.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah dan keduanya bertemu dan berpisah karena Allah.

Dua orang di sini bisa sepasang suami istri, keluarga, atau teman. Ketika sepasang suami istri yang saling mencintai tidak hanya karena ketertarikan penampilan fisik, namun juga karena ketertarikan akhlak yang dimiliki oleh keduanya hal itulah yang disebut cinta karena Allah. Dan saat kita melakukan sesuatu bersama-sama dengan saudara kita, dan kita melakukannya semata-mata karena mengharap ridha Allah; Saat saudara kita lupa dan ingkar kepada Allah, kita mengingatkannya. Itu adalah cermin persahabatan yang dirahmati Allah.

5. Seseorang laki laki ketika dirayu oleh wanita cantik dan kaya, lalu ia berkata “sesungguhnya aku takut kepada Allah (sehingga mening galkan perbuatan tersebut).

Dicontohkan saat Nabi Yusuf AS berada dalam istana raja dan mendapat godaan yang luar biasa dari Siti Julaiha, seorang wanita yang sangat rupawan. Nabi Yusuf bermunajat kepada Allah SWT dan berkata ‘lebih baik hidup di penjara dari pada di istana’ karena beliau tahu betapa Allah akan melindunginya di yaumil akhir apabila dapat mela wan godaan yang sangat berat itu.

6. Seseorang yang bershodaqoh / sedekah secara sembunyi sembunyi tanpa mengharap sedikitpun orang lain tahu.

Tangan kiri yang dimaksud adalah orang lain. Jadi saat bersedekah, usahakanlah hanya Allah dan kitalah yang tahu. Sebab batasan antara riya’ (perasaan mengharap pujian/imbalan dari orang lain) dengan ikhlas sangat tipis. Jadi, jika ada riya’ sedikit saja maka pahalanya akan hangus.

7. Dan seseorang yang mengingat Allah di tempat yang sunyi dan kedua matanya mencucurkan airmata.

Bangun pada tengah malam, berserah diri kepada Allah, memohon ampun dan mengingat dosa-dosa di masa lalu sampai bercucuran air matanya, termasuk salah satu yang dijamin perlindungannya di akhirat kelak.

Harapan saya, sedikit artikel yang saya tulis dan rangkum di atas tidak hanya menjadi pengingat kepada diri saya, namun juga kepada para pembaca. Semoga kita semua senantiasa dalam perlindungan, petunjuk, dan kasih sayang dari Allah. Aamiin.

Sumber: tvceramah via akakpesan

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGAMA

(video) Disangka Artis, Pemuda Tampan Ini Rupanya Juara Dunia Penghafal Al-Quran.. MashaAllah Sungguh Merdu Suaranya

Published

on

(video) Disangka Artis, Pemuda Tampan Ini Rupanya Juara Dunia Penghafal Al-Quran.. MashaAllah Sungguh Merdu Suaranya

Sekilas pandang remaja ini disangka artis muda. Wajahnya tampan, serta rambutnya panjang. Dari penampilannya, ramai orang yang tak menyangka, dia adalah seorang juara dunia penghafal Qur’an.

Semua sangkaan meleset saat remaja ini tampil ke depan dan menjawab soal dari juri Tahfidz Quran dan mulai melafazkan ayat-ayat Quran.

Tak Disangka, Remaja Berambut Gondrong Ini Ternyata Juara Hafidz Quran – Bangka Pos

Hafalan yang kuat serta suara yang merdu membuat semua hadirin terpegun dan kagum. Dialah Hamzah Al-Habashy, remaja asal Amerika Serikat berusia 14 tahun.

Atas kegigihannya menghafal Al-Quran, ia akhirnya berhasil menajdi juara 2 Dubai International Holy Quran Award (DIHQA) 2015. Simak video inspiratif Remaja AS ini ketika melafalkan ayat-ayat Quran.

Sumber: youtube Via Majalah Harian

Continue Reading

AGAMA

(video) Seorang Hafiz Cilik Tenang Melantunkan Ayat Alquran Walaupun Sedang Menghadapi Sak4ratul M4ut

Published

on

(video) Seorang Hafiz Cilik Tenang Melantunkan Ayat Alquran Walaupun Sedang Menghadapi Sak4ratul M4ut

Sebuah video yang memperlihatkan seorang hafiz cilik yang terus melantunkan ayat-ayat Alquran di tengah menghadapi sakaratul maut viral di media sosial. Diketahui, anak tersebut bernama Osama Jundul Haq yang telah hafal tiga juz dalam Alquran.

Dalam video terlihat Osama yang berada di atas kasur rumah sakit dengan balutan kain cokelat dan selang infus yang menempel di hidungnya terus melanjutkan bacaan ayat Alquran yang dituntun oleh perempuan yang memegangi tangannya. Seorang lelaki berbaju ungu dan berjanggut itu pun tampak terus mengusap kepala Osama yang sedang dikompres dengan handuk putih kecil.

“MasyaAllah.. detik-detik kematian sahabat saya, Osama Jundul Haq, tahfidz qur’an 3 juz. Putra Bapak Sanawi Pandeman. Di tengah menghadapi zakaratul maut, bibirnya masih berdecak melantunkan ayat ayat Allah. Mencintai Alquran, Allah memuliakan cara kematiannya. Semoga husnulkhatimah wahai sahabatku,” tulis akun Balhot Kangeanisme Dotkom.

Unggahan video itu pun sudah dibagikan sebanyak 29.000 kali oleh pengguna Facebook dan di-repost oleh akun Instagram @omg.info.id, @omg.indonesia.id, dan viralrepost.id. Alhasil, video ini menuai banyak komentar dari warganet. Kebanyakan dari mereka mendoakan agar hafiz cilik itu husnulkhatimah dan mendapatkan surga-Nya.

Mari Lah Kita Sama-sama mendoakan AdiK Ini agar Sentiasa Tenang Di Sana.

Sumber: Mimbar raudah

Continue Reading

AGAMA

(video) Ulama Mesir, Sheikh Abdul A’ti Ali Abdul Jalil Sempat Mengalunkan Ayat Suci Al-Quran Sebelum Dijemput Ilahi

Published

on

(video) Ulama Mesir, Sheikh Abdul A’ti Ali Abdul Jalil Sempat Mengalunkan Ayat Suci Al-Quran Sebelum Dijemput Ilahi

Setiap yang beriman pasti ingin meninggal dunia dalam pengakhiran yang baik atau husnul khatimah. Menurut Mufti Wilayah Persekutuan, antara tanda husnul khatimah ialah seseorang itu meninggal dunia dalam keadaan melakukan amalan soleh dan mengucapkan syahadah sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Beberapa waktu yang lalu, seorang lagi ulama meninggalkan kita. Ulama dipercayai hafiz Al-Quran tertua di Luxor, Mesir, Sheikh Abdul A’ti Ali Abdul Jalil sempat membaca ayat-ayat suci Al-Quran sebelum meninggal dunia. Dalam video yang tular di media sosial, Allahyarham dilihat sedang terbaring dengan memakai alat bantuan pernafasan.

Lantunkan Ayat Al-Quran Sebelum Dijemput Illahi

Berdasarkan perkongsian portal Arab, Sheikh Abdul A’ti lahir di Edfu, utara Aswan pada 1934. Beliau kemudiannya mengikut ayahnya berpindah ke Esna dan menghafaz kitab suci Al-Quran pada usia muda sebelum hilang penglihatan.

Pada usia 15 tahun, beliau menghabiskan hafazan Al-Quran dan menyertai sekolah menengah Al-Azhar. Beberapa hari lepas, beliau didakwa mengalami masalah kesihatan dan menunjukkan simptom jangkitan koronavirus. Beliau menjalani ujian saringan dan didakwa positif virus berkenaan. Pun begitu, punca sebenar kem4tiannya tidak ketahui.

Semoga Pengakhiran kita juga husnul Khotimah dan semoga amal ibada kita diterima di sisi ALLAH SWT… Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: siakapkeli via mysumbermaya

Continue Reading

Trending